EN || ID

Kenali Perbedaan Website Statis Dan Website Dinamis

Kenali Perbedaan Website Statis Dan Website Dinamis

Kenali Perbedaan Website Statis Dan Website Dinamis

Kenali Perbedaan Website Statis Dan Website Dinamis – Sebelum membuat situs web untuk bisnis, Anda perlu memahami jenis website yang akan digunakan. Situs web dapat dikelompokkan menjadi website statis dan web dinamis. 

Website Statis (Static Website) adalah sebuah website yang kontennya statis/tidak berubah-ubah. Sekali dibuat dan online di Internet, pada umumnya website tersebut tidak dapat diubah kecuali diubah secara manual melalui pengubahan bahasa pemograman website tersebut. Oleh karena itu, terjadinya interaksi pun jarang sekali, sehingga dapat dikatakan seperti brosur online karena informasi yang diberikan juga terbatas.

Sedangkan Website Dinamis (Dynamic Website) adalah jenis halaman web yang disusun oleh konten dan layout yang kaya akan informasi didalamnya. Dinamakan website Dinamis karena kontennya dapat berubah-ubah. Dengan kata lain, adanya program yang berjalan untuk mengatur perubahan data yang ditampilkan dalam website Dinamis tersebut. Jenis website Dinamis ini sangat cocok untuk website E-Commerce yang membutuhkan update data secara terus menerus. Dalam pemeliharaan website Dinamis pun lebih mudah daripada Website Statis karena dapat menggunakan Content Management System (CMS).

Website statis dan website dinamis juga memiliki perbedaan yang signifikan. kira-kira apa saja ya perbedaan nya? yuk kenali perbedaan website statis dan website dinamis…

Perbedaan Website Statis dan Website Dinamis

Website Statis :

  1. Pengguna hanya dapat melihat, tanpa bisa melakukan interaksi apapun. Seperti mengisi data atau yang lain.
  2. Tidak banyak menggunakan Bahasa pemrograman, hanya sebatas HTML & CSS. Biasanya ditambah juga Javascript agar web terlihat lebih hidup.
  3. Waktu pembuatan web-nya relatif singkat, tergantung banyaknya halaman yang dibuat.
  4. File tiap halaman terpisah, sehingga apabila ingin membuat halaman baru maka harus membuat file baru juga.
  5. Informasi atau konten jarang di update.
  6. Tidak menggunakan database, semua informasi tersimpan dalam satu file halaman tersebut.

Website Dinamis :

  1. Pengguna dapat mengupdate informasi atau konten langsung dari website nya.
  2. Menggunakan Bahasa pemrograman web, seperti PHP, MySQL, Ruby, dan lain-lain.
  3. Waktu pembuatan memakan waktu yang lama.
  4. Apabila hendak membuat halaman baru, tidak perlu membuat file lagi, cukup buatkan saja programnya.
  5. Konten bisa di update kapan saja, karena hanya perlu merubah lewat CMS.
  6. Menggunakan database, untuk menyimpan data-data. Sehingga Ketika web diakses, tinggal mengambil dari database tersebut.

Secara garis besar website dikatakan statis karena kurang fleksibel untuk dilakukan perubahan. Karena jika hendak diubah, mau tidak mau kamu harus merubahnya lewat script halaman HTML, sedangkan website dinamis adalah situs yang menggunakan teknologi server, seperti PHP untuk membangun halaman web.

Untuk Anda yang ingin membuat website untuk bisnis dan perusahaan dan masih bingung memilih antara website statis atau dinamis, Anda bisa berkonsultasi langsung bersama ahlinya di PT. Tech Team Indonesia. Dibuat dan dikerjakan oleh tim yang professional dan ahli dalam bidangnya, kami berkomitmen untuk membantu Anda dalam pembuatan website.

Jasa Pembuatan Website Murah Profesional | Tech Team

Kategori :
Share:

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Artikel Terbaru

EN || ID

Login or Register

Digital Supplychain Executive

ICO’s

87,5

Rate

4,8

Feugiat vivamus at augue eget arcu. Auctor augue mauris augue neque. Et magnis dis parturient montes nascetur ridiculus mus. Vitae et leo duis ut diam quam nulla porttitor